Mengupgrade Talenta Muda Desa Koper dengan Memanfaatkan Botol Bekas Sebagai Smart Feeder

 

Pandemi covid-19 yang masih mewabah di Indonesia membuat ruang aktivitas masyarakat menjadi terbatas dan mengakibatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat cenderung menurun. Ini menjadi tantangan besar bagi masyarakat untuk tetap aktif dan produktif dimasa pandemi. Menyikapi hal tersebut, Mahasiswa Teknik Industri, Universitas Pamulang yang tergabung dalam tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tergerak untuk untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang dapat dimanfaatkan dan mendukung usaha masyarakat desa sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat desa.

Pemanfaatan Botol Bekas Air Minum sebagai smart feeder hewan ternak. Smart feeder atau pakan ternak otomatis selain sebagai bentuk pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan produktivitas masyarakat di bidang peternakan, sekaligus menjadi upaya mengurangi limbah botol bekas yang semakin hari, semakin meningkat jumlahnya. Oleh sebab itu, Tim PKM mahasiswa didampingi para dosen melakukan sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan botol bekas mejadi smart feeder pada masyarakat desa koper yang sebagian besar memiliki ternak.

Kegiatan PKM direalisasikan melalui pelatihan pembuatan botol bekas menjadi wadah pakan yang dapat dikendalikan secara otomatis dengan Arduino dari jarak jauh atau diatur waktu pemberian pakannya sesuai jadwal yang dikehendaki. Arduino sendiri merupakan jenis mikrocontroler yang dapat digunakan sebagai pengendali mikro dan bersifat open source yakni dapat dikembangkan secara bebas oleh siapa saja. Keuntungan lain yaitu Arduino dapat diintegrasikan dengan IoT (Internet of things) sehingga lebih efektif dan efisien karena dapat dioperasikan tanpa kabel, terhubung ke jaringan internet dan dikendalikan dengan ponsel.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan Mahasiswa di Desa Koper, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Pada hari Jumat, 15 Oktober 2021. Kegiatan tersebut yang rencananya dilakukan sampai hari Minggu, 17 Oktober 2021, dihadiri oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), Kepala Desa Koper, Perangkat Desa Koper, Kelompok Masyarakat Desa Koper, Karang Taruna Desa Koper dan Mahasiswa Universitas.

Epilinus Laia selaku Ketua kegiatan PKM Mahasiswa mejelaskan penggunaan smart feeder cukup sederhana. Tinggal siapkan botol bekas, isi dengan pakan kemudian pasang pada dudukan botol.

“Dudukan botol terdapat tutup pakan yang terhubung ke motor listrik dan Arduino sebagai pengontrol motor tersebut. Setelah Arduino terhubung ke ponsel, tinggal klik, tutup pakan terbuka beberapa saat secara otomatis. Selain itu, tutup pakan juga dapat diatur agar terbuka dan menutup otomatis pada waktu-waktu tertentu sesuai program yang kita buat,” ujarnya.

Patria Adhistian selaku Dosen Pembimbing PKM menambahkan Arduino dapat dikendalikan dari jarak jauh secara wireless bahkan sangat mungkin diintegrasikan dengan system IoT yang menjadi tren teknologi di masa depan. Hal ini menunjukan bahwa kemajuan teknologi sebenarnya dapat dimanfaatkan masyarakat desa.

“Mahasiswa sebagai akademisi sudah selayaknya mengenalkan dan memfasilitasi agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. Hanya dari botol bekas yang tadinya tidak berharga, sekarang dapat menjadi barang berteknologi dan bernilai tinggi bagi kegiatan ekonomi masyarakat Desa Koper,” katanya.

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat terdiri dari 5 Mahsiswa yang diketuai Epilinus Laia dengan Achmad Fauji, Ananda Arba Pamungkas, Irineus Elnino Laluja, Andika Galih Saputra sebagai anggota dan dosen pembimbing Patria Adistian, S.T., MM; Priyo Wibowo, S.Si., MT dan Dr.-Eng. Ir. Mairizal, ST, MT, IPU.

Kepala Desa Koper, Ayub dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh team Fakultas Tenik Industri Universitas Pamulang dan berharap semoga nantinya ilmu disampaikan bermanfaat luas bagi masyarakat desa Koper.

 

 

 

 

sumber : bantennews.co.id/mengupgrade-talenta-muda-desa-koper-dengan-memanfaatkan-botol-bekas-sebagai-smart-feeder/